This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Mode. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mode. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 31 Maret 2012

Pilih penerbit yang mana?

Kadang, jika kita pengen ngirim naskah, bingung mau ngirim kemana. Sekarang, jangan khawatir lagi karena admin punya solusi. Cekodot ...


1. Naskahmu bertemakan apa?
    Penerbit tertentu lebih memilih naskah dari temanya. Misal, seperti penerbit edelweiss lebih memilih naskah yang bertemakan fantasi. Penerbit DAR! Mizan lebih memilih naskah bertemakan sekolah dan kehidupan sehari-hari. Kalau Lingkar Pena lebih milih naskah fiksi fantasi. Jadi, termasuk yang manakah tema naskahmu?


2. Apakah Naskahmu bisa diterima?
    Mentang-mentang penerbit Mizan lebih terkenal, langsung ngirim ke penerbit Mizan. No, no, no .. nggak tergantung pada ketenaran penerbit tapi standard naskah kita. Kalo baru pertama nulis naskah dan langsung ngirim ke Mizan. Yakin deh! langsung ditolak. Jika kita ngirim ke penerbit yang masih agak sepi kayak edelweiss, masih ada harapan diterima. Jadi, tergantung pada ketingkatan kita; baru ngirim berapa kali dan termasuk calon penulis, pemula penulis, atau penulis, dan penulis best seller.


3. Paling Memenuhi Syarat
     Syarat-syarat di tiap penerbit beda-beda jadi saya sarankan agar kamu memilih kriteria penerbit yang paling cocok dengan kriteria naskahmu. Misal kamu nulis naskah 43 halaman. Kamu jangan malah kirim ke PCPK karna batas PCPK minimal 45 halaman. Lebih baik kamu ngirim ke KKPK atau CCPK yang lebih memenuhi kriteria. Dan misalnya umurmu 12 tahun. Jangan kamu pilih KKPK atau PBC. Kamu pilih saja PCPK yang lebih memungkinkan karena syarat umurnya sampe 14 tahun dan minimalnya 6 tahun (nggak tau juga sih minimalnya berapa tapi sekitaran 6 tahun).


4. Teman-Teman pada ngirim kemana?
     Sebelum mengirim naskah, alangkah baiknya kamu bertanya dulu ke temanmu yang udah ngirim naskah. Dia ngirim naskah kemana, tipe naskahnya gimana, penerbit yang ia kirimin itu apa, dan alasannya dia milih penerbit itu apa biar kamu lebih tahu kamu harus ngirim kemana. Kamu juga bisa minta solusi dengan temanmu. Sebutkan kriteria naskahmu agar teman tahu kita bagusnya ngirim kemana.


5. Editor atau Ilustrator yang kita kenal
    Kalau kita kenal editor atau ilustrator di KKPK (misal) kenapa kita tidak mengirim kesana saja? mungkin, karena alasan kenal dengan kita, naskah kita jadi diterima. Hehehe ...


6. Lebih Mudah Ngirim Kemana?
    Kita juga harus mempertimbangkan alamat penerbit. Jika rasanya KKPK lebih dekat dari rumah kita, ya kirim aja ke KKPK langsung. Tapi, kalo alamat KKPK jauh dari rumah kita. Kita cari saja yang dekat dari rumah ato kalo enggak cari yang bisa ngirim lewat email. Gampang kan?


Setelah membaca artikel ini, kamu pengen ngirim kemana? KKPK, PCPK, CCPK, KKJP, PBC, atau apa? :D

Rabu, 14 Maret 2012

Cara Baru untuk mengatasi bau kaki

Masalah kecil seperti bau kaki bisa sangat mengganggu acara jalan-jalan. Selain menimbulkan rasa malu dan bahkan minder, masalah ini dampaknya makin parah saat Anda harus berbagi ruangan dengan pejalan lain saat di hostel — atau saat memasuki tempat suci.
Daripada bikin malu, perhatikan kiat mengatasi bau kaki berikut:
Kebersihan
Faktor utama yang menimbulkan bau kaki adalah kebersihan telapak kaki yang kurang terjaga. Tidak seperti tangan yang sering dibersihkan, kebanyakan orang tidak terlalu rajin membersihkan kaki mengingat letaknya di bawah dan tidak banyak terekspos.
Selain itu, biasanya kaki dibersihkan hanya sambil lalu ketika mandi atau berwudhu dan baru dibersihkan secara khusus saat kelihatan sangat kotor. Maka untuk menjaga kebersihannya, usahakan selalu mengenakan alas kaki dan tingkatkan frekuensi membersihkan kaki dengan sabun.
Tetap kering
Selain kebersihan, yang penting untuk selalu diperhatikan adalah menjaga telapak kaki agar selalu kering. Repotnya, tinggal di negara tropis membuat kita mudah berkeringat dan keringat mengakibatkan telapak kaki menjadi lembap. Kondisi lembap yang terus-menerus dapat menimbulkan masalah yang lebih parah dari sekedar bau, yaitu kaki jadi berjamur.
Bila Anda senang mengenakan sepatu tertutup apalagi berkaus kaki, sesekali buka sepatu dan kaus kaki, biarkan kaki "bernapas" alias diangin-anginkan. Jika Anda termasuk orang yang berkeringat banyak, kaus kaki wajib sering diganti dan kalau perlu sehari beberapa kali. Dapat juga menghindari pemakaian alas kaki yang tertutup.
Alas kaki
Sebagian alas kaki dirancang sedemikian rupa sehingga sirkulasi udara di dalamnya terjaga dengan baik untuk mengurangi kemungkinan timbulnya bau kaki. Namun kebanyakan alas kaki tidak secanggih itu, bahkan umumnya cenderung membuat kaki berkeringat karena terbuat dari bahan yang berpori-pori rapat dan tidak ada sistem sirkulasi udara.
Oleh karena itu, sebisa mungkin pilihlah alas kaki yang tidak terlalu pengap saat dipakai. Penggunaan alas kaki pun harus sesuai, maksudnya kalau alas kaki Anda tidak terbuat dari material yang tahan air, ya jangan sampai basah. Jika sangat terpaksa harus berbasah-basahan, segera keringkan dan sebisa mungkin tidak dipakai lagi sebelum kering benar.
Penghilang bau
Saat ini di pasaran tersedia beberapa produk yang berfungsi mengatasi bau kaki. Ada yang berbentuk cairan dalam botol semprot, ada juga yang berbentuk bubuk. Jika Anda mengalami kesulitan mendapatkan produk tersebut, bisa diganti dengan bedak tabur yang berfungsi mengurangi kelembapan. Caranya, balur telapak kaki Anda dengan bedak juga taburkan ke alas kaki yang akan dikenakan. Ulangi lagi hal ini setelah beberapa lama, ketika kaki mulai terasa lembap.
Perawatan kaki
Perawatan paling standar adalah menggunting dan membersihkan kuku secara teratur. Akan lebih baik lagi jika Anda merawat kaki lebih intensif secara teratur dengan merendamnya di air hangat, dibersihkan dengan sabun kemudian kulit mati diangkat dari telapak kaki. Bila perawatan teratur terlalu merepotkan, setidaknya rendamlah di air hangat saat kaki terasa penat. Ketika sedang jalan-jalan dan sulit menemukan wadah untuk merendam kaki, Anda dapat mencuci kaki dengan air hangat sambil memijatnya.
Ke dokter
Kalau segala upaya di atas sudah Anda lakukan tetapi masalah bau kaki belum hilang juga, saatnya Anda menemui dokter untuk mencari solusi. Bisa jadi penyebabnya lebih dari sekedar kaki lembap atau berjamur, tetapi penyakit tertentu yang efek sampingnya menimbulkan bau tak sedap di kaki.